Hidup itu indah jika kita memandangnya dari sisi keindahan. Begitu pula sebaliknya. Pernahkah kita merasa bahwa apa yang kita jalani saat ini bukan bagian dari hak kehidupan kita.? Jawaban pasti tidak, jika kita yakin bahwa Allah akan selalu memberikan apapun yang menjadi hak kita sekalipun kita ingkar padaNya.
Lantas apa yang salah dari kita?
Lingkaran kehidupan yang salah atau kita yang salah dalam menjalani lingkaran kehidupan kita?
Mungkin saja ada yang hilang dari diri kita.. Kesabaran.. Selalu tergesa - gesa dan bisa jadi kita terlalu berambisi tanpa melihat dan menerka apakah kita sanggup melewati ambisi kita itu.
Apapun itu, akan sangat indah hasilnya bisa di awali dengan kesabaran. Segala yang dimulai dengan tergesa - gesa akan lahir hasil yang "tergesa - gesa" pula. Ada hikmah dibalik tiap kegagalan yang kita alami. Bisa jadi tingkat kesabaran dan keuletan kita dalam menjalani rangkaiannya belum sampai pada ambang batas pencapaian keberhasilan tersebut. Karena bisa jadi kegagalan yang kita alami adalah buah ketidaksabaran diri kita dalam mengerjakannya.
Jangankan untuk bersabar dalam waktu yang lebih lama, untuk waktu sekejap saja pun terkadang kita berat menjalankannya. Padahal bila kita sanggup, bisa saja hasil yang kita dapatkan akan lebih maksimal.
Sabar ketika menerima kegagalan, karena bisa jadi itu adalah bagian awal dari keberhasilan
Sabar ketika diterpa kesedihan, karena bisa jadi itu adalah bagian awal dari kegembiraan.
Sabar ketika menerima sekecil dan sebesar apapun nikmat dari Allah, karena bisa jadi itu adalah cara Allah untuk menilai tingkat kesabaran kita.
Sabar menahan diri di saat kita seharusnya patut untuk marah.
Karena sabar itu adalah pelajaran terpenting dari kehidupan dan nilai tambah bagi kita untuk menaikkan level kedewasaan kita. Dan Allah sudah mengatur semuanya. Orang Sabar akan mampu mengendalikan emosinya dengan alasan yang jelas.
Semoga kita adalah bagian dari rangkaian kesabaran itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berpendapat dengan bijak dan jauhi kata-kata yang tidak berguna.